Get paid To Promote at any Location
Showing posts with label Honda. Show all posts
Showing posts with label Honda. Show all posts

Monday, March 21, 2011

Wow! Honda Beat Cuma Butuh 1 Liter untuk 73 Km


Undangan untuk menjajal performa motor matik terbaru dari Honda yang diberi nama Beat ternyata cukup mengesankan. Jika pagi tadi belum terjawab berapa boros motor bermesin CVT 4 tak, 110 cc ini, maka kali ini sudah diperoleh jawabannya.

Melalui uji berkendara yang juga diikuti oleh Kompas.com, Honda Beat hanya butuh "minum" 1 liter bensin untuk menerobos jarak 73,514 kilometer. Perhitungan yang sama pun diperoleh puluhan jurnalis yang melakukan tes ride pada berbagai kondisi jalan di Jakarta, siang tadi, Rabu (18/6).

Bobot motor yang dilengkapi fitur- fitur keselamatan, yaitu Parking Brake Lost (sistem penguncian rem belakang seperti fungsi rem tangan pada mobil) dan Side Stand Switch (sistem pengaman yang menonaktifkan mesin apabila standar samping terbuka) hanya seberat 61,3 kilogram.

Nah, saat menopang berat mencapai 105,6 kilogram, motor yang dijual dengan harga Rp 12 juta per unit ini mampu menempuh 64,762 kilometer untuk satu liter bensin. Namun demikian, konsumsi bahan bakar ini sangat tergantung dengan cara mengemudi seseorang.

Pada motor pertama dan kedua tadi, pengendara mengendarai motornya dengan stabil. Sementara pada motor ketiga, pengendara banyak mengerem kendaraan sehingga konsumsi bahan bakar membengkak. Oleh karena itu, motor ketiga hanya bisa menempuh jarak 65,542 kilometer untuk seliter bensin. Padahal, bobot yang dibawa Beat di motor ketiga hanya 57,5 kilogram.

Deputy Tech Service Division PT Astra Honda Motor Handy Hariko mengatakan, ada berbagai kemungkinan yang dapat memengaruhi keiritan penggunaan bahan bakar. "Misalnya, meski berat ada faktor daya dorong angin yang menyebabkan kendaraan bergerak lebih cepat atau pas di turunan dia lepas gas. Jadi tidak nyedot bahan bakar," ujarnya saat mengukur bahan bakar motor kedua di Senayan, Jakarta, Rabu (18/6).

Test ride hari ini mengambil rute Senayan-Gatot Subroto-Jalan Sudirman-Jalan KH Mas Mansyur-Jalan Dr Satrio-Jalan Casablanca-Jalan Kampung Melayu, dengan kondisi jalan sebenarnya, banyak kendaraan berlalu lalang, macet, dan berlubang.

Plus Minus Honda BeAT dan Yamaha New Mio


dak bisa dipungkiri, dua skuter bebek (skubek) Honda BeAT dan Yamaha New Mio lagi berperang merebut konsumen. Harga keduanya bersanding tipis. BeAT hanya mengeluarkan varian casting wheel dengnan harga on the road (OTR) untuk Jakarta sekitarnya Rp 12 juta. Kompetitornya, New Mio dengan pelek palang mematok Rp 11,8 juta.

Bagi calon konsumen yang pengin beli motor, tak cukup menuntut efisiensi bahan bakar saja. Nah, kebetulan Anda punya pilihan antara BeAT dan New Mio, mungkin fitur dan komponen pendukung yang ditampilkan pada kedua skubek ini bisa memuluskan Anda dalam memutuskan pilihan.

Dipisah dan Gabung
BeAT tampil ala skubek Eropa. Lampu utama dan sein kanan-kiri jadi satu tempat. Sedang New Mio, lampu utama dan sein masih dipisah. Jarang hidung motor dan sepatbor BeAT renggang. Berbeda sama New Mio yang cenderung rapat. Secara desain, BeAT enggak tampak kompak atau padat dibanding New Mio.

Tempat pijakan kaki pengendara di BeAT yang sempit membuat lutut ketemu lutut bakal dirasakan pengendara yang tingginya di atas 170 cm. Kalau pakai ukuran sepatu di atas 42, membuat kaki susah bergerak. Berbeda sama New Mio yang bikin posisi paha-betis dan tapak kaki leluasa.

Sedang pijakan kaki penumpang, New Mio mengadopsi footstep Mio Soul. Artinya, posisi kaki boncenger yang lebih dari 170 cm bakal sulit ditekuk. Berbeda sama BeAT yang pijakan kaki boncengernya malah mirip Mio lama.

Bagasi BeAT enggak bisa bawa barang lebih dari jas hujan. Beda sama volume bagasi New Mio yang jauh lebih besar. Selain jas hujan, juga bisa bawa perkakas P3K. Konsul boks lebar milik BeAT tapi hanya sedikit barang bisa disimpan. Punya New Mio, memang lebih sempit dibanding BeAT, tapi lebih dalam.

Keunggulan BeAT ada standar samping dan pengunci handel rem belakang. Ini seperti Honda Vario. Artinya, tambahan perangkat safety BeAT jadi nilai plus.

Saturday, March 19, 2011

Honda Pastikan Pasarkan CBR CBU


Kepastian PT Astra Honda Motor atau AHM dalam memasarkan model sport terbaru duo CBR makin terkuak. Bocoran ini langsung diberikan oleh Executive Vice President Director AHM Johannes Loman. "Kami memang ada rencana ke sana," ujar Loman.

Loman mengatakan, sampai sekarang AHM masih mempelajari seberapa besar potensi pasar sepeda motor tersebut di Indonesia. Rencana awal, sepeda motor ini dipasok dari Thailand secara utuh (CBU).

"Kalau pasarnya besar, kami rakit di lokal. Tapi karena kecil, CBU saja," tambah Loman. AHM enggan menjelaskan kapan motor ini diluncurkan.

All New Honda CBR 150R Meluncur di Thailand


Seperti yang pernah dibocorkan Kompas.com pada awal Februari lalu, akhirnya Honda meluncurkan CBR 150R versi terbaru untuk sepeda motor di segmen sport kecil pada hari ini di Bangkok, Thailand. Harganya dibanderol 75.900 baht (Rp 22,6 juta) per unit.

Dari tampilannya, CBR 150R tampak lebih segar dari model sebelumnya, khususnya pada bodi. Bentuk fairing yang betul-betul baru lebih futuristik dengan lampu depan yang lancip. Lampu sein bentuknya mirip dengan New Mega Pro, tetapi ada perbedaan paling mencolok pada knalpot yang kini bergaya midship muffler.

Jantung pacu masih sama, 150cc DOHC 4-katup berpendingin cairan dan kipas elektrik dengan transmisi 6-percepatan. Paling baru, All New CBR150 tercatat sport yang pertama dibekali sistem penyuplai bensin injeksi (PGMF-i).

Chiaki Kato, Chairman AP Honda Thailand, dalam peluncuran produk seperti dilansir posttoday, hari ini, mengatakan, "Produk ini merupakan strategi baru yang sukses. Masuk menuju era injeksi untuk memimpin pasar dan memperbesar kompetisi."

Honda Thailand tak menyebutkan angka pasti berapa target penjualan model baru ini, tetapi hanya menyatakan "ribuan unit". Di Negeri Gajah Putih, merek sayap mengepak ini menawarkan All New CBR150 dalam beberapa pilihan warna kombinasi Sporty RWB (red-white-blue), X-Treme Red Sport, dan Night Black. Penjualan unit dimulai pada 10 November mendatang.

Masuk Indonesia Sementara itu, peluncuran All New CBR150 di Thailand makin memperbesar spekulasi masuknya produk ke pasar Indonesia tahun depan. Unit ini bahkan akan dipamerkan di ajang Jakarta Motorcycle Show di Jakarta, November mendatang.

Dari informasi yang dirangkum Kompas.com, PT Astra Honda Motor (AHM) menyatakan memang ada rencana memasarkan CBR150 dan CBR250 tahun depan. Bahkan, Johannes Loman, Executive Vice President Director, tak menampik pemberitaan ini. "Memang kami ada rencana ke situ," ujarnya belum lama ini.

Loman mengatakan, kedua model CBR itu akan dipasok secara completely built up (CBU) dulu dan memantau perkembangan pasar. Jika permintaan makin meningkat dan masuk skala ekonomi maka keputusan completely knocked down (CKD) akan dilakukan di Indonesia. Pertanyaannya, kapan ini akan dilakukan? Sayang, belum ada jawaban dari AHM.

Honda CBR 250R Meluncur Lebih Dulu


Di Thailand, dua sepeda motor model sport dari Honda, yakni CBR 150R dan CBR 250R sudah diperkenalkan. Di Indonesia, keduanya akan meramaikan pergelaran JMS 2010 yang akan dibuka pada Rabu (3/11/2010). Namun, peluncurannya baru dilakukan tahun depan dan didahului dengan CBR 250R.

Dari informasi yang dihimpun Kompas.com, PT Astra Honda Motor (AHM) akan memasarkan CBR 250R antara Januari dan Februari tahun depan. Bahkan, pemesanan unit perdana sudah mulai dibuka di pameran.

Di Indonesia, CBR 250R akan diimpor secara utuh dari Thailand. Hanya, AHM masih belum memutuskan apakah meluncurkan model ABS atau tanpa ABS atau keduanya sekaligus dengan perbedaan harga jual. Adapun harga unit tersebut ditawarkan antara Rp 46 juta-Rp 50 juta per unit. Untuk tipe CBR 150R, Honda akan merakitnya secara lokal (CKD) di salah satu pabrik di Indonesia mulai semester tahun depan. Dengan CKD, AHM berharap bisa menekan harga jual unit di bawah Rp 30 juta.

Langkah Honda ini terbilang agresif. Tujuan utama mereka adalah menggeser dominasi Yamaha selaku rival di segmen sport.

Honda CBR 150R Muncul Semester II


Baru saja meluncurkan CBR 250R, PT Astra Honda Motor sudah bersiap memasarkan model sport keduanya, CBR 150R, tahun ini. Kepastian itu terungkap dari temuan Kompas.com bahwa AHM sudah mendaftarkan unit dengan kode HONDA CBR150RC (IN) ke Kementerian Perindustrian, hari ini, Jumat (18/3/2011).

Astra Honda Motor (AHM) tinggal menunggu lampu hijau dari pemerintah untuk dipasarkan. Dari kode itu bisa dipastikan bahwa strategi awal Honda adalah mengimpor unit secara utuh alias CBU dari Thailand. CBU dipilih karena Honda lebih hati-hati dan mengetahui seberapa besar pasar di Indonesia.

Menurut informasi yang diterima Kompas.com, tahun ini AHM memang berencana memasarkan CBR 150R dalam dua opsi, yakni CBU atau dirakit secara lokal (CKD). Namun, menyiapkan fasilitas perakitan unit dibutuhkan investasi yang tak sedikit dan harus memenuhi minimum penjualan tertentu. Nah, opsi impor CBU menjadi yang terbaik untuk uji coba pasar.

Kamis kemarin, Kompas.com sempat berbincang dengan Direktur Pemasaran AHM Auddie Alexander Wiranata terkait rencana peluncuran CBR 150R. Dia mengatakan, "Saat ini proses studi masih berlangsung. Ditunggu saja nanti," ujarnya singkat. Kemunculan CBR 150R baru, ada kemungkinan, dilakukan pada semester kedua 2011.

Langkah Honda memasarkan CBR 150R ke Indonesia bertujuan menggenjot penjualan di segmen sport 150 cc yang masih didominasi rival. Honda cuma mengandalkan New Mega Pro, dan belum bisa bersaing dengan Yamaha Vixion dan Byson yang memimpin penjualan.

Tenaga Honda CBR150R Galak Di atas 7.000 RPM


Honda CBR 150R tidak dipasarkan oleh PT Astra Honda Motor (AHM), agen tunggal pemegang merek (ATPM) sepeda motor Honda di Indonesia. Tapi, bagi yang kepincut bisa mendapatkannya di importir umum (IU) seperti Pro Bike. Nah, Motor Plus telah menjajalnya dan inilah hasilnya.

Tampilan New CBR 150R ini perpaduan CBR1000RR yang menonjol pada fairing dengan VFR1200F yang tampak pada cover depan. Bahkan secara keseluruhan, bentuknya sangat dekat dengan CBR250R, hanya dimensi lebih kecil.

kendati modelnya sport, posisi berkendara agak berubah. Dimensinya sedikit lebih lebar dari CBR 150 lama. Kemudian, spidometer gampang dibaca karena indikatornya perpaduan digital (penunjuk kecepatan) dan analog (takometer). Trus, posisi tangki bahan bakar yang memuat 13 liter, agak lebih tinggi.

Ubahan lain, sistem suplai bahan bakar bukan pakai karburator vakum dan sudah injeksi dengan sistem pramable fuel injection atau di Honda beken disebut PGM-FI. Dengnan diameter piston 63,5 mm dan langkah 47,2 mm, New CBR 150R ini punya perbandingan kompresi 11:1. Cukup tinggi, tapi di tangki tertulis bisa diisi bensin beroktan 91.

Karena sudah memakai teknologi PGM-FI, power terasa sangat berbeda. Maksudnya, tenaga terasa lebih menyentak. Gigi I saja mencapai 47 km per jam saat jarum putaran mesin berada pada 11.500 rpm. Untuk gigi II berada di kecepatan 76 km per jam.

Saat bermanuver, handling CBR 150R terasa lebih mantap. Sebab, kedua roda mengaplikasi ban lebar, yakni 100/80-17 (depan) dan 130/70-17 (belakang). Soal harga, bisa tanya langsung ke Pro Bike di (021) 5303249.

Friday, March 11, 2011

"Striping" Baru Honda BeAT pada Tahun Kelinci


PT Astra Honda Motor (AHM) mengawali 2011 kembali menyegarkan tampilan BeAT dengan striping (stiker bodi), setelah peluncuran pertamanya pada 2008. Skutik yang populasinya mencapai 1.353.886 unit dan merupakan tulang punggung Honda di pasar sepeda motor Indonesia itu sudah dipasarkan pada Januari ini.

Ada lima pilihan warna, yakni Hard Rock Black, Electro Red, Techno White, Jazz Blue, dan Pop Pink. Banderolnya Rp 11,7 juta untuk tipe jari-jari (spoke wheel) dan Rp 12,5 juta untuk velg palang (cast wheel) on the road Jakarta. Tahun ini, perusahaan menargetkan penjualan Honda BeAT pada tahun 2011 dapat mencapai 1 juta unit.

"Penjualan Honda BeAT yang cukup tinggi ini menggambarkan produk kami diterima baik oleh masyarakat. Kami berharap perubahan warna dan striping baru dapat memenuhi keinginan remaja dan juga orang dewasa yang berjiwa muda," ujar Direktur Pemasaran AHM Auddie Alexander Wiranata dalam keterangan resmi yang diterima oleh Kompas.com, hari ini.

Tak ada perubahan lain dan mesin masih menggunakan tipe lawas, 110cc berpendingin udara. Fitur lain, standar samping otomatis (Side Stand Switch), Brake Lock, pengaman kunci bermagnet (Magnetic Key Shutter), dan Autochoke, yang memudahkan pengoperasian mesin tanpa harus menggeser tuas manual.

Tahun lalu, AHM menutup penjualan 3.416.049 unit atau menggenggam 46,3 persen pangsa dan BeAT menyumbang 20,8 persen terhadap total penjualan.

Honda BeAT "Facelift" Muncul Tanpa Seremoni


PT Astra Honda Motor atau AHM selaku ATPM motor Honda akhirnya meluncurkan BeAT tanpa ada seremoni, berhubung masih dalam suasana berkabung sepeninggal Presdir Astra International Tbk Michael D Ruslim, Rabu (20/1/2010). Untuk memperluas pasar di segmen skutik kelas bawah, AHM menambah varian baru BeAT yang kedua peleknya menggunakan jari-jari (spoke wheel). Produk ini diharapkan bisa memperkuat penjualan sepanjang 2010.

BeAT facelift ini dipasarkan Rp 12 juta (on the road Jakarta), sedangkan yang pelek racing atau casting wheel Rp 12,5 juta per unit. Selain menambah varian baru, terjadi sedikit perubahan tampilan pada New BeAT. Hal itu tampak pada bagian fender depan dan stripping (stiker).

Senior General Manager Sales Division AHM Sigit Kumala mengatakan kepada Kompas.com, berdasarkan survei yang dilakukan, permintaan jenis motor dengan velg jari-jari masih besar, khususnya di daerah pedesaan. Penyebaran skutik saat ini tak hanya terkonsentrasi di kota besar, tetapi telah menyebar ke daerah. "Kontribusi varian jari-jari memang tak besar, paling hanya 10 persen dari total penjualan. Namun, itu tetap harus diperhatikan. Kami berharap, produk ini juga bisa meningkatkan penjualan BeAT sepanjang tahun dengan kenaikan 10-15 persen," ujar Sigit, Kamis (21/1/2010) malam.

Mengacu data Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI), sepanjang 2009, BeAT berhasil terjual 432.726 unit. Sementara itu di segmen skutik, AHM berhasil mencatatkan penjualan 861.737 unit atau naik 62 persen dibandingkan tahun sebelumnya (2008), yaitu 530.633 unit. Adapun kontribusi skutik melambung dari 18,5 persen (2008) menjadi 32 persen pada tahun lalu dari total penjualan 2.701.278 unit.

Direktur Pemasaran AHM Julius Aslan, melalui keterangan resminya, mengatakan bahwa skutik menjadi salah satu segmen motor yang terus digemari. Lonjakan permintaan terus terjadi dalam kurun dua tahun belakangan ini. Karakter skutik yang praktis dan nyaman membuat produk tersebut makin diminati. ”Kami berharap, tampilan baru BeAT ini akan membuat segmen remaja atau anak muda lebih percaya diri karena motornya tampil trendi dan modern,” ujar Julius.

Untuk pilihan warna, BeAT tetap mempertahankan beberapa hal dari varian sebelumnya, yakni Pop Pink, Electro Red, Techno White, Hard Rock Black, dan Jazz Blue. Kesemua varian tersebut mulai dipasarkan sejak bulan Februari 2010

Hebat! 49.000 Motor Honda Terjual Setiap Hari


Sepanjang 2010, penjualan sepeda motor Honda di seluruh dunia mencapai 17,9 juta unit, naik 19 persen dari tahun sebelumnya 15,04 juta. Berarti, setiap hari rata-rata terjual 49.098 unit, dan China, India serta Indonesia menjadi penyumbang terbanyak.

Dari data yang dikeluarkan Honda Motor Company (HMC) kemarin (27/1), kawasan Asia dan Oceania menyumbangkan penjualan tertinggi mencapai 14,37 juta unit, naik 23 persen dari 11,70 juta unit (2009). Amerika Selatan menjadi runner up dengan 1,64 juta unit (naik 18 persen), China 1,28 juta unit (turun 1 persen), Jepang 196.000 unit (naik 8 persen), Amerika Utara 192.000 (turun 8 persen), Eropa, Timur Tengah dan Afrika 258.000 unit (turun 1 persen).

Dari total penjualan di kawasan Asia dan Oceania, penjualan Honda di Indonesia saja mencapai 23,7 persen atau 3,4 juta unit pada tahun lalu. Visor Down-situs sepeda motor global- menyatakan, penjualan sepeda motor Honda terus menyusut di negara-negara maju, kondisi masyarakat yang sejahtera membuat sepeda motor semakin ditinggalkan atau mengarah era kepunahan."

Nih, Tiga Calon Sepeda Motor Baru Honda


Honda Motor Company lagi menyiapkan tiga model terbaru sepeda motornya. Gerakan ini bocor setelah ditemukannya desain rangkanya di internet yang ditampilkan oleh visordown (9/3). Semua gambar sepertinya tengah dipatenkan Honda agar memiliki hak cipta sebelum diproduksi massal.

Model pertama menunjukkan desain sasis, tangki dan jok tanpa bodi yang sama sekali baru. Dari gambar itu juga terlihat unit nantinya dibekali mesin satu silinder tapi dengan posisi horizontal, mirip model skuter bergaya touring (maxi-scooter).

Gambar kedua, bentuknya hampir mirip dengan yang pertama, bedanya cuma pada detail desain sasis. Sama-sama memosisikan tangki bahan bakar di bawah jok dan tambahan bagasi. Dari bentuknya, diprediksi model ini skuter juga. Sedangkan yang terakhir, bentuknya model sport dengan tangki di bagian tengah yang menyambung dengan jok, dengan satu piringan cakram depan.

Dengan munculnya gambar ini, menguatkan Honda yang tengah konsentrasi menggarap pasar skuter. Tapi, belum ada kejelasan dari pihak Honda terkait bocornya gambar ini. Apakah desain ini menjadi cikal-bakal model Honda berikutnya atau sekadar keinginan pabrikan mematenkan hasil kreasi desainnya, kita nantikan bersama-sama!

Wednesday, March 9, 2011

Pedrosa dan Stoner Luncurkan CBR 250 R di Indonesia?


Sebagai negara dengan pasar sepeda motor nomor tiga besar di dunia, para pelaku industri dan bisnis berusaha menarik konsumen dengan berbagai cara. Salah satunya mendatangkan pebalap MotoGP ke Indonesia. Itulah yang dilakukan dua merek besar di Indonesia saat ini, yaitu Honda dan Yamaha.

Yamaha sudah mendatangkan Jorge Lorenzo bertemu dengan fansnya pada Januari 2011 di sejumlah daerah di Indonesia. Strategi serupa juga akan dilakukan PT Astra Honda Motor (AHM). Untuk mempromosikan CBR 250R, Kompas.com mendapatkan bisikan, Honda akan mendatangkan dua pebalap MotoGP dari tim Repsol Honda, Dani Pedrosa dan Casey Stoner.

"Sampai kini (Dani) Pedrosa sudah konfirmasi akan menghadiri peluncuran, sedangkan Stoner masih dalam proses negosiasi," ujar sumber yang mengetahui rencana itu.

Kemunculan CBR di Indonesia sudah berembus kencang sejak akhir tahun lalu. Namun, AHM belum mau memastikan. Salah satu yang masih menjadi tanda tanya penggemar sepeda motor sport adalah harga. Apakah lebih mahal atau di bawah Kawasaki Ninja250 yang dibanderol Rp 46,5 juta (on-the road) Jakarta?

Menaklukkan Sentul dengan Honda CBR 250R


Setelah di sirkuit Bira di Thailand (akhir Oktober 2010), Kompas.com kembali memperoleh kesempatan membesut Honda CBR 250R yang digelar PT Astra Honda Motor (AHM) di sirkuit Internasional Sentul, Cibinong, Bogor, Sabtu (26/2). Bedanya, dalam test ride kali kedua ini yang dikebut bukan cuma CBR250R dengan teknologi CBS (Combined Brake System) dan ABS (Anti-lock Brake System) seperti di Thailand, tapi juga disediakan tipe standarnya (tanpa ABS).

Ketika mengamati sepeda motor sport terbaru Honda untuk pasar Indonesia ini, ada perbedaan dengan produksi Thailand. Pada bagian depan dikasih tempat untuk nomor polisi. Trus, lampu utamanya saat kunci kontak di posisi "ON" tidak langsung menyala. Kemudian standar emisinya, jika di Thailand sudah Euro3, Indonesia masih Euro2.

Perbedaan lain yang ingin diketahui, soal akselerasi dan kecepatan maksimum. Sebab, ketika di Thailand, dalam katalog tidak dijelaskan berapa tenaga dan torsi maksimum serta konsumsi bahan bakar.

"Kami belum memberi data tersebut karena setiap negara mempunyai metode yang berbeda. Kecuali kalau sudah diberikan, baru kita lakukan," ungkap Noritaki Takomi, Development Project Leader CBR250R menjawab pertanyaan Kompas.com.

Akselerasi lebih bagus Masuk sesi tes, Kompas.com yang masuk grup I dipandu pebalap motor nasional Harlan Fadillah. Karena sudah punya pengalaman di Thailand, tentu ingin dirasakan seperti apa akselerasi dari mesin 249 cc DOHC 4-Tak, 4-katup dengan silinder tunggal yang sudah dilengkapi dengan Programmed Fuel-Injection (PGM-FI). Begitu juga kecepatan maksimum yang dilakukan di trek lurus 900 meter dengan dua cara.

Tahap pertama, keluar tikungan terakhir dengan gigi dua lantas memaksimumkan putaran mesin pada 10.500 rpm pada gigi tiga dan empat diraih kecepatan maksimum 151 km/jam. Cara kedua, tetap gigi dua tapi dengan putaran mesin 7.500, hasilnya 158 km/jam. Bisa segitu lantaran itulah torsi terbaiknya (mungkin bisa sampai 8.000 rpm), selain Kompas.com juga mengikuti racing line dari Harlan.

Namun, saat menjajal yang non-ABS justru kecepatan maksimum hanya 149 km/jam. Lebih rendah lantaran tak berani mengerem terlalu dekat, bahkan di tikungan "S" kecil, roda belakang sempat sliding dan beruntung tidak jatuh. yang jelas tenaga bawahnya lumayan galak, dan ketika bermain di putaran atas getaran mesin agak terasa, ini memang ciri mesin silinder tunggal.

Ketika pakai yang ABS, goncangan tidak terasa saat melindas tampalan semen di hampir semua tikungan. Boleh jadi getaran sudah diredam oleh kerangka model "diamond" dari pipa baja yang dipadu dengan suspensi Pro-link. Rem, baik depan (tuas) dan belakang (pedal) tak perlu ditarik dan ditekan maksimal, tapi cukup dengan sentuhan ringan, penghenti laju sudah bekerja. Bahkan di tikungan R3 saat ke luar racing line, dengan menarik tuas rem depan secara halus, motor masuk kembali ke jalurnya.

Mengenai akselerasi, ternyata CBR 250R untuk Indonesia sedikit lebih baik. Dengan mengandalkan putaran mesin maksimal 8.000 rpm gigi I mencapai 35 km per jam, gigi II 57km/jam, dan gigi III 91 km/jam.

Saturday, March 5, 2011

Honda Jepang Tunda Rekrut 500 Karyawan Baru


Sengatan krisis ekonomi yang menyakitkan telah memaksa Honda Motor Co (HMC) mengambil langkah. Prinsipal mobil Honda itu mempertimbangkan kembali rencana untuk ekspansi ke luar negeri, termasuk membekukan peningkatan kapasitas produksi di Turki dan menunda perkenalan pabrik kedua di India, paling lama satu tahun. Demikian dikutip Nikkei, Rabu (3/12).

Selain itu, Honda juga sudah mengurangi jumlah produksinya di rumahnya (Jepang), juga yang di Amerika dan Eropa. Sekarang penyunatan itu sudah menyebar ke seantero dunia. Keputusan lainnya, pengoreksian kembali rencana investasi Rp 167 miliar (dengan kurs Rp 12.000 per dollar AS) yang semula untuk mendongkrak kapasitas produksi Honda Civic di Turki sekitar 26% (63 ribu unit) dan kendaraan kecil lainnya di Rusia yang permintaannya mulai adem sejak Oktober lalu.

Kebijakan lainnya, HMC juga membenahi manajemen, termasuk meniadakan karyawan baru yang semula sudah direncanakan akan menambah 500 karyawan. Perusahaan akan mengevaluasi tren pasar untuk memulai suatu proyek.

Ditambahkan, pabrik kedua di India dengan kapasitas produksi 60.000 unit semula akan diresmikan 2010. Sesuai kebijakan prinsipal, pelaksanaannya baru dilakukan pada 2011 atau sesudahnya.

Padahal, pasar mobil baru di negeri yang baru dilanda peristiwa Mumbai berdarah itu terjun sampai 72% di Oktober, yang terkena adalah Honda City dan Civic.

Puncak dari segalanya, pabrik Honda pertama di India, yang bisa memproduksi 100.000 unit setiap tahun, hanya bisa memenuhi kebutuhan 60%. "Pokoknya, untuk tahun fiskal 2009 kami akan menekan tajam untuk investasi dari anggaran tahun 2008 sebesar Rp 92,3 triliun," kata seorang senior di HMC.

Honda Ancam Bekukan Investasi di India


Aksi mogok yang dilakukan buruh pabrik Honda Motorcycle & Scooter India (HMSI)—agen tunggal pemegang merek motor Honda di India—membuat kapasitas produksi harian turun hingga 60 persen menjadi 2.000 unit, dari 5.000 unit. Kondisi ini berpotensi mengancam rencana investasi jangka panjang yang akan dilakukan prinsipal merek berlambang sayap itu di Negeri Bollywood.

"Jika aksi mogok terus berlanjut, kami tak punya pilihan lain selain membekukan investasi untuk fase ekspansi selanjutnya. Kami di sini untuk bisnis, bukan konfrontasi," ujar NK Rattan, Head of Sales and Marketing HMSI, seperti dikutip kantor berita AP. Rattan melanjutkan, HMSI terpaksa menghentikan pesanan dari konsumen. Pasalnya, inden semua produk sudah mencapai 100.000 unit.

Pada awal investasinya, Honda sudah menandatangani kesepakatan jangka panjang dengan serikat pekerja. Perihal minimnya gaji, menurut jadwal hal itu akan ditinjau ulang akhir tahun ini.

"Kami sudah memiliki kesepakatan perjanjian tripartit antara manajemen, pekerja, dan pemerintah. Perjanjian ini seharusnya bisa mencegah langkah serikat pekerja agar tidak melakukan hal yang bertentangan. Namun, mereka sudah melanggarnya sejak tiga tahun belakangan. Para pekerja meminta kenaikan gaji bulanan hingga 40 persen. Dari skala dan ukuran operasi kami, hal tersebut tak mungkin dipenuhi," papar Rattan.

HMSI, lanjut Rattan, akan menambah investasi senilai 3 miliar hingga 4 miliar rupee (sekitar Rp 817,5 miliar) untuk empat tahun ke depan. Suntikan dana tersebut untuk meningkatkan kapasitas produksi.

"Meski kami terus melakukan negosiasi dengan para pekerja, kami juga mencoba menjajaki pihak pengadilan tinggi, Punjap dan Haryan High Court, yang memanggil serikat pekerja terkait masalah ini pada 15 Oktober," lanjut Rattan.

HMSI sudah merencanakan untuk menaikkan kapasitas produksi menjadi 1,5 juta unit per tahun pada akhir 2010, dari sebelumnya 1,07 juta unit pada Maret 2009. Pabrikan juga berencana memperkenalkan produk dengan kapasitas mesin 100 cc pada akhir tahun fiskal. Selain itu, penjualan tahun ini ditargetkan 1,25 juta unit atau naik 18 persen.

Honda Motor Jepang Suntik Dana Segar buat Honda Indonesia


Pabrik motor Honda (Honda Motor Co.= HMC) berencana akan berinvestasi Rp 1,02 triliun (10 miliar yen) sampai 2011 untuk meningkatkan kapasitas produksinya di Indonesia, termasuk di antaranya jenis skutik yang mencapai 20% dari 3,6 juta unit. Informasi ini disampaikan kantor berita Nikkei, Senin (26/10).

Prinsipal dari Jepang gencar meningkatkan produksi dengan membangun fasilitas pendukung lantaran permintaan pasar lagi tumbuh sehat. Kesempatan ini dimanfaatkan untuk mempercepat pertumbuhan pasar di dunia.

PT Astra Honda Motor (AHM) selaku agen tunggal pemegang merek Honda di Indonesia - anak perusahaan dari Astra International - akan memperluas salah satu dari ketiga pabriknya dengan membangun fasilitas baru. Saat ini, setiap pabriknya mempunyai kapasitas produksi 1 juta unit. Diharapkan, dengan adanya fasilitas baru itu bisa meningkatkan produksi di salah satu pabriknya 600.000 unit.

Konstruksi bagunan mulai dikerjakan 2010, sedang target peresmiannya 2011. Dari ketiga pabrik yang ada sekarang ini diproduksi 1 juta unit setahun. Dengan adanya penambahan fasilitas baru - termasuk di antaranya untuk memproduksi skutik - kapasitas produksi meningkat menjadi 1,6 juta unit.

Indonesia sekarang ini tercatat sebagai pasar terbesar kedua Honda setelah india. Tahun lalu, penjualannya tercatat 2,87 juta unit. Tahun ini, kondisi pasar jatuh akibta dilanda krisis ekonomi global, namun perlahan mulai menunjukkan gejala naik mulai pertengahan tahun.

Honda dan Toshiba Godok Skuter Elektrik


Baru pekan lalu Yamaha menyatakan siap menggarap segmen baru di pasar kendaraan roda dua dengan menciptakan motor listrik (baca Kompas.com : Yamaha Siapkan Sepeda Motor Injeksi dan Listrik untuk Pasar ASEAN (9/4/2010), kini Honda tak mau kalah langkah. Pabrikan berlogo sayap mengepak ini mengaku telah melakukan pengembangan dan penelitian motor listrik dengan menggandeng produsen elektronik Toshiba Corp.

Pihak Honda baru berencana mengumumkan langkah bisnisnya ini pada Selasa (13/4/2010), seperti dikutip kantor berita Nikkei. Kabarnya, produk perdana sudah bisa ditampilkan ke publik pada Desember tahun ini.

Dari prototipenya, motor yang dipakai mempunyai tenaga sama dengan mesin berkapasitas 50 cc. Peluncuran perdana akan dilakukan di Jepang dan kabarnya akan dibanderol sekitar 500.000 yen (sekitar Rp 48,3 juta) per unit.

Motor ini mampu menempuh jarak sampai 30 km setiap kali dicas penuh. Pengisian akan lebih mudah dilakukan di rumah, bahkan dengan charger portable. Waktunya cukup singkat, cuma sekitar 10 menit hingga baterai terisi penuh. Usia pakainya pun panjang dan bisa memenuhi lebih dari 6.000 siklus charge-discharge.

Baterai ion-lithium tersebut dipasok oleh Toshiba sebagai produsen utama. Hal ini pun menjadi kolaborasi pertama antara Honda dan Toshiba.

Di luar rencana masa depan ini, Honda merupakan produsen sepeda motor terbesar di dunia yang mampu menjual sekitar 15 juta unit motor per tahun. Selain motor listrik untuk pasar domestik Jepang, Honda juga mengembangkan model lain dengan motor listrik 100 cc yang khusus untuk negara-negara Asia.

Thursday, March 3, 2011

Mengapa Honda Sangat Superior?


Honda tampil sangat impresif selama tes pra-musim MotoGP 2011 di Sepang, Malaysia. Dalam dua kali ujicoba yang berlangsung selama bulan Februari (1-3 dan 22-24), tim asal Jepang tersebut selalu mendominasi dan menempatkan empat pebalapnya di deretan terdepan.

Tak heran jika Honda paling difavoritkan untuk menjadi juara dunia musim ini, setelah mereka terakhir kali menyabet gelar kelas paling bergengsi ini pada 2006 melalui Nicky Hayden. Trio Honda, Casey Stoner, Dani Pedrosa dan Andrea Dovizioso, serta pebalap Gresini Honda, Marco Simoncelli, tak terbendung selama tes di Sepang itu.

Atas hasil tersebut, muncullah sebuah pertanyaan tentang fenomena Honda, yang menjelma jadi tim superior. Apa rahasia yang membuat mereka sulit dikalahkan?

Executive vice president HRC, Shuhei Nakamoto, mengatakan bahwa mereka telah melakukan sejumlah perubahan. Akan tetapi, tak ada perubahan yang ekstrem untuk menghadapi musim 2011.

"Sulit untuk menjelaskannya, tetapi kami sudah mencoba banyak hal," ujar Nakamoto kepada situs resmi MotoGP. "Untuk setiap hal kami sudah lakukan perbaikan, meskipun kecil. Tetapi jika anda bisa menemukan ada 100 hal, maka anda hanya menemukan 10 dari semuanya, itu sepersepuluh.

"Tahun lalu di putaran kedua, hasil kami tidak terlalu bagus sampai kecelakaan di Motegi, ketika Dani (Pedrosa) berusaha mengejar Jorge (Lorenzo). Kami telah menemukan sebuah arah pengembangan, dan kami pertahankan arah itu ke HRC, dengan mesin, suspensi, rem, dan lain-lain. Setiap perubahan kecil dilakukan selangkah demi selangkah, dan sekarang mesin kami terlihat kompetitif, tetapi tentu saja kami harus terus mengembangkannya."

Tentang performa ciamik Honda ini juga diakui Lorenzo. Sang juara dunia mengatakan, apa yang sudah diperlihatkan memberikan gambaran yang jelas bahwa Honda sangat hebat pada tahun ini.

"Empat pebalap Honda berada di depan: itu artinya bahwa motornya sudah banyak mengalami perubahan, meskipun tentu saja hanya satu pebalap yang paling kuat karena yang lainnya berada di belakang," ujar Lorenzo kepada Motosprint.

"Kami sudah berusaha memperbaikinya hampir satu detik dibandingkan dengan 2010. Masalahnya adalah bahwa para rival kami sudah banyak yang berubah. Pada beberapa titik, perbedaan kecepatan sebanyak 8 kilometer per jam. Pada saat ini Honda adalah motor dengan tenaga terkuat; Ducati di posisi dua dan Yamaha ketiga.